oleh

YPI Badru Tamam Laksanakan PAT Berbasis Komputer

-Pendidikan-110 views
BOGOR, METROHEADLINE.NET

Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), Madarasah Tsanawiyah Swasta (MTsS), dan Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Mutiara Bangsa menjadi satu-satunya sekolah di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, yang melaksanakan penilaian akhir tahun (PAT) tahun ajaran 2020-2021 dengan berbasis komputer di kalangan sekolah swasta. Bahkan, PAT untuk tingkat SD/MI, baik swasta maupun negeri, menjadi satu-satunya sekolah yang melaksanakan PAT 2020-2021 dengan berbasis komputer.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Mutiara Bangsa, Nurkholis Badrutamam, S.Kom., di ruang kerjanya, Rabu (9/6), kepada Metroheadline.net. sehingga, sambungnya, sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Badru Tamam tersebut menjadi pelopor di Tajurhalang.

“Ini menjadi pelopor di Tajurhalang karena mulai dari penilaian tengah semester (PTS) ujian sekolah, ujian madrasah, dan PAT saat ini, mulai dari MI, MTs, dan SMK kami laksanakan dengan berbasis komputer. Alhamdulillah dapat support dari yayasan. Hanya kelas 1 sampai kelas 3 (MI) berbasis kertas dan pensil,” paparnya.

Nurkholis melanjutkan, PAT SMK pertama pada tahun ini dengan mode higher order thinking skills (HOTS) dan berbasis komputer. Sekarang ini tantangan zaman. Hasil survei penelitian pada 2015 berkaitan dengan literasi dan mumerasi, Indonesia berada di peringkat ke-63 dari ke-70 negara. Artinya, bangsa Indonesia malas membaca (literasi) dan paling lemah di matematikanya (numerasi). Maka, menjawab tantangan ini diadakanlah pembelajaran HOTS.

“Kami sudah laksanakan pembekalan dan workshop terkait HOTS untuk internal sekolah dan saya sebelumnya sudah ikut tentang kurikulum HOTS. Jadi, saya sampaikan kepada guru-guru di SMK Mutiara Bangsa,” tuturnya.

HOTS, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kelulusan. Soal-soal HOTS ini untuk melatih cara berpikir anak dalam memecahkan suatu masalah, bagaimana strateginya, bagaimana pengembangannya agar bisa berhasil dalam menghadapi masalah dan sebagainya.

“Soal ada 3 model yang saling berkaitan, yaitu lower order thinking skills (LOTS) 15 soal, middle order thinking skills (MOTS) 15 soal, dan higher order thinking skills (HOTS) 10 soal. Semua mata pelajaran kita coba dalam PAT HOTS ini. Alhamdulillah pada hari ketiga pelaksanaan lancar,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, ia berpesan untuk para siswanya, harus rajin dan ulet pada abad 21, era digitalisasi dengan IPTEK, namun juga harus kuat imtaknya (iman dan takwa). Jadi, lulusan YPI Badru Tamam adalah lulusan yang berkualitas, pintar, dan beralhlakul karimah. (Dharmawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed