oleh

Serapan APBD 2022 sangat Rendah, Pemkota Bekasi Dinilai Lamban

-Daerah-52 views
KOTA BEKASI, METROHEADLINE.NET

Seperti diketahui APBD Kota Bekasi tahun 2022 ini sudah disahkan oleh DPRD sejak November 2021 tahun lalu. Dan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi begitu bersemangat untuk bisa melaksanakan serapan-serapan APBD 2022 itu sesuai dengan RPJMD 2018-2023 yang telah disahkan. Namun demikian, sampai bulan kelima pada 2022 ini, yang artinya hampir setengah tahun pelaksanaan APBD 2022, belum ada tanda-tanda pelaksanaan atau serapan, khususnya di bidang pembangunan.

Kritik tersebut disampaikan oleh Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, Drs. Saifudin, S.Pd.I. saat memberikan tanggapan atas terlambatnya pelaksanaan realisasi serapan APBD 2022 oleh Pemkota Bekasi, Senin (9/5).

“Sangat lamban. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda pelaksanaannya,” cetus Saifudin singkat.

Bukan tanpa alasan ia melontarkan kritik tajam tersebut, karena, menurutnya, di lapangan belum terlihat adanya kegiatan berbagai pengukuran atau survei di lokasi yang akan dilaksanakan pembangunan. Padahal, katanya lagi, pada APBD Kota Bekasi tahun 2022 ini anggaran pembangunan menempati posisi terbesar ketiga setelah pendidikan dan kesehatan.

“Oleh karenanya, sangat disayangkan jika anggaran pembangunan Kota Bekasi dalam APBD 2022 itu tidak diserap secara maksimal. Ini yang kita sayangkan,” tambahnya.

Kondisi tersebut, kata Saifudin ngegas,  menunjukan bahwa kinerja Plt. Wali Kota Bekasi masih gagap dalam mengkoordinasikan jajarannya, khususnya dalam koordinasi dengan Bapelitbangda dalam rangka merealisasikan anggaran APBD 2022 dalam hal pembangunan.

Menurut anggota dewan dari Dapil Bekasi Utara tersebut, kunci pelaksanaan perencanaan yang telah disampaikan oleh Bapelitbangda kepada DPRD dan sudah disahkan harusnya segera dilaksanakan oleh dinas-dinas terkait.

“Dan, kita lihat. Sampai saat ini belum ada realiasinya. Bahkan, normalnya pelaksanaan pembangunaan itu masing-masing OPD sudah melakukan koordinasi terkait RKA (Rencana Kegiatan Anggaran) 2022 sebelum dilakukan proses lelang dan proses pembangunan secara langsung itu sudah bisa dikoordinasikan dan dikomunikasikan kepada DPRD,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong Plt. Wali Kota Bekasi untuk segera membahasnya dengan Bapelitbangda, segera mengevaluasi, dan berkoordinasi terkait berbagai rencana kegiatan sesuai dengan APBD 2022 atau RKA masing-masing dinas.

Hal tersebut dilakukan agar komunikasi dengan DPRD dapat dilakukan, sehingga berbagai planning kapan pelaksanaan pembangunan dapat dilaksanakan. Ke depan Badan Anggaran (Banggar) DPRD akan sibuk dengan pembahasan RKPD 2023, KUA PPAS, RAPBD 2023, bahkan sampai perubahan APBD 2022. Karena itu, katanya menekankan, jangan sampai pelaksanaannya menunggu pembahasan RAPBD 2022 Perubahan, sehingga akan terkesan terburu-buru dan tidak terserap dengan maksimal.

“Oleh karenanya, Plt. Wali Kota Bekasi diharapkan segera bergerak cepat untuk mengoordinasikan jajaran di bawahnya, khususnya Bapelitbangda dan dinas terkait pembangunan jika tidak ingin mendapatkan penilaian dari DPRD dan masyarakat bahwa Plt. Wali Kota Bekasi masih gagap dalam mengoordinasikan jajaran-jajaran di bawahnya,” tandasnya.

Pihaknya juga berharap agar APBD 2022 ini dapat terserap dengan maksimal dan terlaksana dengan baik sesuai dengan waktu perencanaannya dan kebutuhan masyarakat. (Dody)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed