oleh

Sambut Rakernas PPJI, DPC PPJ Yogya Adakan Ngopi Bareng

-Daerah-46 views
YOGYAKARTA, METROHEADLINE.NET

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kota Yogyakarta menyelenggarakan Ngopi Bareng dalam rangka persiapan Rakernas PPJI tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada Selasa, 4-6 Oktober 2022, di Hotel Alalna. DPC PPJI Kota Yogyakarta bertindak sebagai tuan rumah.

Hal tersebut dikatakan Ketua Pelaksana Ngopi Bareng, Danni Aryo Putro, kepada awak media bertempat di Halaman Kantor Kedaulatan Rakyat, Senin (3/10). Danni menjelaskan tujuan Ngopi bareng adalah untuk mengenalkan kepada masyarakat dan para peserta Rakernas PPJI yang akan berlangsung besok pagi. Karena jumlah pesertanya cukup banyak, dari 22 provinsi datang ke Yogyakarta.

“Yang perlu kami sampaikan, semua tamu itu adalah para pelaku pengusaha katering, yang tersebar di setiap provinsi yang ada cabang PPJI untuk mengikuti Rakernas PPJI. Fungsi dari rakernas besok itu adalah meningkatkan kualitas dan mempercepat perekonomian bagi pelaku usaha katering. Pada masa pandemi Covid-19 kami yang paling terkena dampaknya. Setiap ada event, katering tidak laku. Contoh, kalau ada pernikahan paling hanya nikah, lalu bubar. Enggak boleh makan di tempat acara,” paparnya.

Ketua DPC PPJI Kota Yogyakarta, Ida Fitri (Foto: Joni)

Ia juga mengatakan, yang kedua terkena dampaknya adalah pelaku pariwisata dan event, termasuk jasa boga. Karena itu, tujuan rakernas adalah bagaimana caranya mempercepat pemulihan perekonomian para pelaku usaha jasa boga dengan mengadakan berbagai fasilitas, seperti pelatihan-pelatihan sosial media, pelatihan keuangan, pelatihan pembuatan menu yang layak, keuntungannya berapa. Tentunya banyak program yang akan diselenggarakan di acara rekernas itu.

“Kita mengadakan ini untuk mempersiapkan menyambut teman-teman yang datang dari berbagai daerah. Nah seperti ini sambutan kita, Ngopi Bareng. Selamat datang di Kota Yogyakarta. Kita katakan ‘ini lo Yogyakarta’, ‘ini lo keramahan orang-orang Yogyakarta’,” katanya.

Ngopi bareng ini, ujarnya mengajak, terbuka untuk umum. Siapa pun boleh ngopi pada hari ini. Panitia menyediakan kurang lebih seribu cup kopi. Siapa pun boleh. Bukan hanya peserta rakernas, pejalan kaki pun boleh minum di situ. Panitia akan menyambut dengan meriah. Acara tersebut juga dihadiri dinas pertanian, dinas pariwisata, disperindakom, perwakilan dari polresta dan polsek.

Danni juga menjelaskan, saat ini para pelaku usaha katering yang sudah terdaftar di PPJI ada 52 sampai 56 pengusaha katering. Masih banyak pelaku usaha katering yang belum bergabung dengan PPJI.

“Kami berharap semua pelaku usaha katering ikut dalam asosiasi ini. Karena, apabila kita bersatu sepemahaman dan satu visi misi kan ke depannya kita dapat memperbaiki manajeman dan menu katering dengan beragam program,” harapnya.

Danni juga mengungkapkan, para pengusaha katering yang baru buka usaha dan masih kategori kecil kadangkala  suka memainkan harga yang tidak relevan. Perilaku mereka mengakibatkan pelaku merasa lucu. Bagaimana tidak, katanya menambahkan, katering-katering besar mati-matian membuat harga sedemikian menarik, tetapi masih kalah dengan katering-katering yang kecil.

“Inilah tujuan kami menggandeng mereka. Supaya kita bisa menstandardisasikan semua harga, termasuk pelayanannya, pembiayaan para freelancer. Karna bisnis katering itu rata-rata hampir 70% dikuasai freelancer, dan 30%-nya baru karyawan tetap. Sebetulnya, dengan ikut asosiasi kita bisa mengajak mereka menstabilkan atau menstandarisasikan. Ada pelatihan dan diskusi yang secara bersama-sama membahas permasalahan,” katanya. (Joni Chan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed