oleh

Pangikhan Sangun Khatu Ya Bandakh II Ajak Masyarakat Adat Dukung Pembangunan

-Daerah-134 views
KALIANDA, METROHEADLINE.NET

Masyarakat adat mempunyai peran strategis dalam pembangunan. Karena itu, dukungan dan peran aktif masyarakat adat menyukseskan pembangunan sangat diperlukan.

Demikian disampaikan Saibatin (Pemimpin Adat) Marga Legun Kebandaran Wayukhang Kalianda, Brigjen Pol Rudi Setiawan gelar Pangikhan Sangun Khatu Ya Bandakh II, dalam Halalbihalal Idul Fitri 1443 Hijriah, di Lamban Balak Marga Legun, Minggu (15/5/2022).

Selain para paksi, punggawa, dan suku dalam wilayah adat Marga Legun, halalbihalal itu juga dihadiri Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto, dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah kabupaten setempat.

Wilayah adat Marga Legun Kebandaran Wayukhang meliputi Paksi Maja, Paksi Tengkujuh, dan Paksi Canggu.

“Halalbihalal ini bagian dari tradisi masyarakat adat Marga Legun untuk mempererat silaturahmi dalam ukuwah islamiyah,” kata Rudi yang juga menjabat Wakapolda Sumatra Selatan itu.

Halalbihalal ini bagian dari tradisi masyarakat adat Marga Legun untuk mempererat silaturahmi dalam ukuwah islamiyah (Foto: Vera)

Karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat Lamsel, khususnya Marga Legun, menjadikan halalbihalal tersebut sebagai momentum memperkuat persatuan mendukung dan berperan aktif menyukseskan pembangunan.

“Sebelum adanya pemerintan negara, aturan adatlah yang digunakan untuk menata dan mengelola kehidupan bermasyarakat. Saat ini tata kelola kehidupan bermasyarakat, tentunya diatur oleh aturan negara yang dilaksanakan oleh pemerintah. Karena itu, masyarakat harus mampu berperan aktif mendukung pelaksanaan pembangunan, sesuai peran dan fungsi masing-masing,” ajaknya.

Hal senada disampaikan Bupati Nanang Ermanto yang mengatakan, adat dan kebudayaan tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Lamsel. Karena itu, pelestarian adat dan budaya adalah bagian dari program pembangunan.

“Pemkab Lamsel berkomitmen mendukung upaya pelestarian dan pengembangan adat dan budaya,” kata Nanang.

Salah satu upaya pemkab setempat, katanya menambahkan, untuk mendorong upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah adalah dengan membentuk Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS).

“DKLS sengaja kita bentuk untuk mendorong dan memfasilitasi berbagai upaya pelestarian, pengembangan adat budaya masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,”  terangnya.

Acara halal bihalal itu ditutup dengan prosesi peresmian Museum Marga Legun oleh Pangikhan Sangun Khatu Ya Bandakh II Brigjen Pol Rudi Setiawan. Prosesi peresmian dilakukan dengan tradisi adat Ngebuyu. (Veraliyanti)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed