oleh

Kepala Balai Wilayah Sun Bendungan Manikin Ikut Menopang Air Baku Kota Kupang

-Daerah-28 views

Kupang, Metroheadline.net – Provinsi NTT, tepatnya di wilayah Kabupaten Kupang, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR membangun Bendungan Manikin.

Salah satu tujuan dibangunnya Bendungan Manikin , yakni menopang ketersediaan air baku untuk masyarakat di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang dengan debit 700 liter per detik.

Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II), Ir. Agus Sosiawan, ME, saat diwawancarai wartawan Pos Kupang.com, di Kantor BWS NT II, Jalan Frans Seda, Kota Kupang, Jumat (25/1/2019) menjelaskan, pembangunan Bendungan Manikin merupakan salah satu program pembangunan strategis pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bendungan Manikin.

“Jika rampung nanti, suplai air baku Bendungan Manikin hanya dengan sistem gravitasi karena berada di daerah ketinggian. Suplai air Bendungan Manikin juga nantinya untuk kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian seluas 310 hektar. Selain itu, untuk kebutuhan PLTMH atau pembangkit listrik tenaga mikro hidro mampu mendukung kebutuhan listrik hingga 0,13 MW,

Selain itu, berfungsi untuk pengendalian banjir di daerah hilir serta akan menjadi salah satu destinasi pariwisata bagi masyarakat,” papar Agus Sosiawan didampingi Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Pemeliharaan BWS NT II, Ir. Endiyo Rahardjo, MT dan staf PPK Bendungan Manikin, Isah Messah, ST, MT.

Agus Sosiawan yang baru dikukuhkan sebagai Ketua Cabang HATHI Provinsi NTT masa bakti 2018-2021 menggantikan Ir. Djajadi, SP1, lebih jauh menjelaskan, penandatangan kontrak kerja pelaksanaan pembangunan Bendungan Manikin sudah dilakukan tanggal 28 Desember 2018 lalu, di Kantor BWS NT II.

” Mitra kerja selaku kontraktor pelaksana pekerjaan pembangunan Bendungan Manikin, yakni PT Wijaya Karya (PT Wika) dan PT Pembangunan Perumahan (PT PP) yang adalah BUMN,” jelasnya.

Isah Messah, menambahkan, lokasi Bendungan Manikin, berada antara Desa Kuaklalo dan Desa Bokong, di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Daerah aliran sungai (DAS) Manikin masuk dalam wilayah Sungai Noelmina dengan luas DAS 49,31 km.

Daya tampung maksimum Bendungan Manikin 28.20 juta meter kubik dengan daya tampung normal 20,45 juta meter kubik. Pembangunan Bendungan Manikin dengan konstruksi Rp 1,9 triliuan lebih,” jelas Isah Messah, yang baru selesai merampungkan studi magister teknik ini.

Saat ditanya soal sosialisasi kepada masyarakat terkait pembangunan Bendungan Manikin, Agus Sosiawan, menambahkan, sosialisasi akan dilakukan bersama Pemkab Kupang yang memiliki otorita wilayah.

“Kita terus membangunan koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab Kupang, dan sosialisasi akan dilakukan Pemkab Kupang dan BWS NT II bersama instansi terkait. Karena pembangunan Bendungan Manikin masuk program strategis nasional sehingga BWS NT II juga akan melakukan ekpose di Kejati NTT tanggal 30 Januari 2019, dan tim PP4D. Untuk tingkat pusat, proyek strategis nasional juga ikut diawasi pihak Kejagung RI,” pungkasnya. (DBS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed