oleh

Kapolres Banjarnegara Cek Vaksinasi Booster dan Penerapan Prokes di PT Cosmoprof

-Daerah-79 views
BANJARNEGARA, METROHEADLINE.NET

Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto, S.I.K., M.H. didampingi pejabat utama (PJU) Polres Banjarnegara mengikuti zoom meeting vaksinasi serentak yang dipimpin Kapolri dari GOR Perahu Kajang, Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan.

Kapolres mengikuti zoom meeting di PT Cosmoprof Indokarya, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Kamis (24/2/2022). Sebelumnya, ia bersama PJU dan manajemen PT Cosmoprof berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi dosis tiga (booster) untuk ratusan karyawan di sana.

Usai zoom meeting dilanjutkan dengan mengecek penerapan prokes di perusahaan tersebut. Kapolres Hendri mengatakan, peninjauan dan pengecekan dilakukan untuk memastikan kegiatan vaksinasi dosis ketiga ini berjalan aman dan tertib.

“Sehingga, proses pelaksaan vaksinasi berjalan dengan baik, mulai pendaftaran, skrining atau pemeriksaan kesehatan, hingga penyuntikan,” katanya di sela-sela zoom meeting.

Adapun pengecekan penerapan protokol kesehatan, kata dia, dilakukan guna memastikan protokol kesehatan Covid-19 diterapkan dengan benar.

“Setelah kami cek, di sini prokes jalan. Para karyawan saat bekerja tetap memakai masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

Adapun terkait vaksinasi, lanjutnya, Polres Banjarnegara terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait.

“Kami terus berusaha secara maksimal untuk meningkatkan capaian target vaksinasi,” tuturnya.

Menurut dia, banyak manfaat dari vaksin Covid-19, merangsang sistem kekebalan tubuh, mencapai herd Immunity (kekebalan kelompok).

“Selain itu juga mengurangi risiko penularan Covid-19. Jika terlular virus korona dampaknya tidak berat atau mengurangi tingkat fatalitas apabila terpapar,” ujarnya.

Meski sudah divaksin, ia mengimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M.

“Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” tandasnya. (Setiawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed