oleh

Kadispar Imam: Tempat Wisata di Lebak Dibuka dengan Prokes Ketat

-Daerah-358 views
LEBAK, METROHEADLINE.NET

Menghadapi libur Lebaran 2021, tempat wisata di Kabupaten Lebak dibuka untuk wisatawan lokal dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Prokes ketat ini berlaku baik bagi pengelola maupun pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Lebak, Banten, Imam Rismahayadin, S.Hut., M.Si., mengungkapkan hal tersebut kepada Metroheadline.net, Jumat (7/5).

Kewajiban mematuhi prokes tersebut, sambung Imam, diatur dalam Perda No. 1/2021 tentang Pedoman AKB dalam Pencegahan dan Penanganan Covid-19 dan SK Kadispar No. 556/2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tatanan Normal Baru Sektor Pariwisata pada Kondisi Pandemi Covid-19.

“Intinya, pengelola destinasi wajib menyiapkan sarana prokes di semua fasilitas destinasi. Pengelola juga wajib membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas normal dan mematuhi jam operasional. Imbauan berupa spanduk/baliho/leafleat terkait prokes harus dibuat dan disosialisasikan kepada pengunjung,” katanya.

Ia menambahkan, selain itu, pengelola juga wajib melengkapi rambu-rambu sosial distancing dan menerapkan protokol CHSE (cleanlinees, health, safety, environment sustainabelity), yaitu menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan pada semua sektor pariwisata, baik itu atraksi, akomodasi, dan amenitas.

“Adapun langkah persiapan yang telah, sedang, dan akan dilakukan, antara lain, kami telah melaksanakan rakortek (rapat koordinasi teknis) dengan para pengelola destinasi dan stakeholders sebagai tindak lanjut rekomendasi rapat dengan forkopimda,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, setiap destinasi wajib menyiapkan posko siaga wisata di lokasi destinasi yang terintegrasi dengan posko/pospam Polres Lebak dan BPBD, optimalisasi posko PPKM yang ada di tingkat kecamatan dan desa yang memiliki lokasi objek wisata.

“Para pengelola destinisi wisata juga diwajibkan memberdayatakan masyarakat dengan melakukan optimalisasi para pegiat pariwisata di lapangan mulai dari Pokdarwis, Balawista, Genpi, Masata, Prades, Karang Taruna, PMI, Saka Pariwisata, serta komunitas relawan lainnya, yang ada di tingkat tapak,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, sedang dan akan dilaksanakan secara paralel rakor (rapat koordinasi) dengan stakeholders pegiat pariwisata dan pemangku kawasan destinasi, yaitu Perum Perhutani, TNGHS, Kemanparekraf, dan Dispar Provinsi Banten untuk persiapan pembentukan tim monev gabungan libur Lebaran 2021.

“Untuk itu, kami mengimbau para wisatawan, patuhilah prokes dan peraturan yang ada agar kita semua tetap aman dalam berwisata. Happy traveling for all. Lebak Unique Bekerja Dengan Hati,” imbaunya seraya mengakhiri perbincangan. (Apip)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed