oleh

Hadapi Situasi Darurat, Ditpolairud Polda DIY Miliki Drone Bawah Air

-Hankam-90 views
YOGYAKARTA, METROHEADLINE.NET

Ditpolairud Polda DIY memiliki alat canggih dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perairan Yogyakarta dan sekitarnya. Alat canggih tersebut bernama Underwater Monitoring Robot(drone) SRV-8MS atau biasa disebut drone bawah air.

Direktur Polairud Polda DIY, Kombes Pol Nurodin, melalui wakilnya, AKBP Azhari Juanda, kepada pewarta menyampaikan, alat visual terbaru yang dimiliki Ditpolairud Polda DIY tersebut mampu menjelajah hingga kedalaman 300 meter.

Underwater Monitoring Robot (drone) SRV-8MS (Foto: hms puldadiy)

“Alat ini berfungsi untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di wilayah peraiaran kita (DIY),” ucapnya menjelaskan saat meninjau kegiatan pelatihan penggunaan peralatan SAR oleh anggotanya di Umbul Ponggok, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/6).

Lebih lanjut, perwira yang pernah menjabat Kapolres Ternate itu menjelaskan, drone bawah air tersebut dibekali dengan monitor untuk memantau dari darat. Dengan menggunakan stick, operator dapat menggerakkan drone.

“Pengoperasiannya mirip menerbangkan drone udara, hanya saja wahananya di dalam air,” ujarnya.

Personel Polairud Polda DIY juga pelampung yang menggunakan remote control (Foto:: hms poldadiya)

Seelain SRV-8MS, Ditpolairud Polda DIY juga menerima perlengkapan selam berupa alat komunikasi dua arah. Alat ini memiliki kemampuan komunikasi sesama penyelam maupun dengan pemandu/operator di darat.

“Kami juga mendapatkan alat berupa U-Safe berupa alat pelampung yang bisa dikendalikan dengan remote control. Alat ini digunakan untuk pertolongan di permukaan air dengan kecepatan 20 knots dan jarak 300 meter,” ucapnya.

Dia berharap, dengan adanya penambahan alat canggih terebut, Ditpolairud Polda DIY dapat memaksimalkan penanganan SAR yang dimiliki dalam menghadapi situasi darurat bila terjadi di wilayah DIY.

Selain diikuti oleh anggota personil Ditpolairud Polda DIY, pelatihan ini juga diikuti oleh anggota Satbrimobda, anggota Satsabhara dan personel Biddokkes Polda DIY yang memiliki kemampuan SAR. (Joni Chaniago)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed