oleh

Dihadiri Wabup Sleman, Yayasan Karina KAS Luncurkan Program Pendampingan Lansia

-Nasional-39 views
SLEMAN, METROHEADLINE.NET

Wakil Bupati (Wabup) Sleman, Danang Maharsa, menghadiri peluncuran Program Pendampingan Lansia yang digagas oleh DPD RI, melalui Yayasan Karina KAS (Keuskupan Agung Semarang). Program tersebut diluncurkan langsung oleh anggota DPD RI, G.K.R. Hemas, di kantor DPD RI Perwakilan DIY, Senin (1/8).

Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Yayasan Karina KAS dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tentang pendamping kelompok rentan. Adapun tema yang diangkat pada program tersebut adalah peningkatkan kesejahteraan lansia Indonesia melalui peningkatan partisipasi lansia dalam masyarakat dan peningkatan akses layanan kesehatan di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul.

Sesuai tema, progam pendampingan lansia tersebut nantinya akan diadakan di dua kabupaten, yakni Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul. Program tersebut akan dilaksanakan di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, sebagai pilot project yang ada di Kabupaten Sleman, sedangkan untuk Kabupaten Gunungkidul akan diadakan di Kapanewon Paliyan.

Wabup berbincang-bincang dengan angota DPD RI, G.K.R. Hemas (Foto: Joni)

Suster Maria Huberta FSGM dari Yayasan Karina KAS, yang sekaligus pimpinan program tersebut, berharap nantinya ia dapat bersinergi dengan program yang ada di OPD terkait. Sehingga, praktik baik yang ditemukan dalam program tersebut nantinya dapat menjadi milik masing-masing kabupaten.

“Nantinya bisa dikembangkan di kabupaten lain, kapanewon lain, kalurahan lain, dan seterusnya,” imbuh Maria.

Menyambung hal di atas, Wabup Danang Maharsa menerangkan, Pemkab Sleman juga mempunyai sejumlah kegiatan pendampingan terhadap lansia, di antaranya pemeriksaan kesehatan dan senam lansia. Karenanya, ia mendukung penuh dan mengapresiasi penyelenggaraan Program Pendampingan Lansia yang diadakan Yayasan Karina KAS.

“Melalui program tersebut, kita berharap lansia yang ada di Kabupaten Sleman nantinya bisa lebih bahagia dan sejahtera. Sopo sing nandur, ngunduh. Kalau kita berbuat baik dengan lansia, maka nanti saat kita lansia juga diperlakukan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPD RI, G.K.R. Hemas, mengatakan, jumlah lansia di DIY saat ini sebanyak 15,75%. Kabupaten Sleman merupakan penyumbang jumlah lansia terbesar di DIY, yang jumlahnya mencapai 71.021 jiwa, dari total penduduk 1.125.804 jiwa.

“Tentu ini tidak bisa diselesaikan oleh dinas sosial saja. Harus ada sinergi dari berbagai pihak. Saya harap Karina KAS tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” ucapnya. (Joni Chan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed