oleh

Bupati Kustini Berharap IBI Sleman Bersinergi dalam Pengentasan Stunting

-Daerah-36 views
SLEMAN, METROHEADLINE.NET

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menghadiri sekaligus membuka secara simbolis penyelenggaraan Rapat Kerja (Raker) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Sleman, di Aula Kantor Bappeda Sleman, Kamis (18/8).

Perwakilan Pengurus IBI Sleman, Ernawati, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Raker IBI Sleman ini bertujuan untuk melakukan evaluasi program kerja IBI Sleman serta membahas berbagai isu penting menyangkut pelayanan dan kebijakan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Erna menuturkan, Raker IBI Sleman ini diikuti oleh 150 peserta yang tediri dari pengurus tingkat cabang maupun tingkat ranting di wilayah Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Bupati Kustini Sri Purnomo mengatakan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Raker IBI Sleman. Menurut Kustini, kegiatan ini sebagai bagian dalam memfasilitasi berbagai dinamika yang terjadi di organisasi.

“Terselenggaranya kegiatan Reker IBI Cabang Sleman sebagai bagian dalam memfasilitasi berbagai dinamika yang terjadi di organisasi. Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh pengurus dan anggota IBI Cabang Sleman dapat terus meningkatkan solidaritas dan kapasitas guna meyikapi berbagai isu maupun problematika kesehatan di masyarakat,” kata Kustini.

Bupati mendorong kontribusi IBI Sleman dalam mendukung kebijakan Pemkab Sleman terkait program percepatan penurunan stunting di wilayah Sleman. Terlebih, saat ini Pemkab Sleman tengah menaruh perhatian dalam penurunan stunting.

Adapun kondisi stunting di Kabupaten Sleman, pada 2021 target penurunan prevalensi stunting Kabupaten Sleman sudah berada di angka 16%. Sementara jika merujuk pada Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) target penurunan prevalensi stunting secara nasional berada pada 24,4%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa target penurunan prevalensi stunting Kabupaten Sleman sudah di bawah target nasional.

Kustini juga menyampaikan adanya penurunan angka stunting dari data di atas tidak menjadikan Pemkab Sleman berhenti melakukan upaya-upaya lain. Pemkab Sleman kini berkomitmen untuk menurunkan target penurunan prevalensi stunting Sleman menjadi 14% pada 2024.

Komitmen tersebut kemudian direalisasikan dalam berbagai upaya, antara lain penetapan sejumlah regulasi, yakni Perbup Sleman No. 22.1 Tahun 2021 tentang Percepatan Penanggulangan Stunting yang Terintegrasi. Tujuannya adalah menurunnya angka balita stunting di Kabupaten Sleman di bawah 5% pada 2026.

Selain itu, Pemkab Sleman membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sleman yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati Sleman No. 12.3 Tahun 2022. Tim ini diketuai oleh Wakil Bupati, Danang Maharsa.

Dia juga menyebutkan, langkah tersebut merupakan sebagian dari banyak upaya yang dilakukan Pemkab Sleman dalam percepatan penurunan stunting. Maka dari itu, ia berharap IBI dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan program serta upaya akselerasi penurunan stunting di Kabupaten Sleman. (Joni Chan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed