oleh

Way Mincang Banjir, Pikap Pengangkut Kayu Jadi Koban

-Daerah-192 views
PRINGSEWU, METROHEADLINE.NET

Hujan deras di pegunungan register 21 Provinsi Lampung menelan korban. Sebuah mobil pikap L300 bermuatan kayu olahan terseret arus Sungai Way Mincang sejauh 100 meter, di Dusun Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, Lampung, Rabu (3/8), sekitar 15.30 WIB.

Memang, akibat rusaknya jembatan penghubung Dusun Lubuk Kutila dan Dusun Kedaung, kendaraan roda empat harus melintasi Sungai Way Mincang di bawahnya. Begitu juga pada hari yang nahas itu. Mobil bermuatan kayu olahan itu pun melintasi sungai, rutin seperti biasanya.

Namun, pikap yang disopiri Reza itu tiba-tiba mogok di tengah sungai dan saat itu juga air bah datang seketika karena hujan di hulu. Mobil bermuatan kayu itu langsung hanyut terbawa derasnya arus sungai hingga seratus meter. Beruntung Reza, sang sopir, sempat keluar dan menyelamatkan diri hingga kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Warga mencoba menyelamatkan pikap agar tak jauh terseret arus sungai (Foto: Budi)

Melihat kejadian tersebut, warga Kedaung berusaha menolong dengan mengikat mobil yang sudah terbalik berkali-kali itu agar tidak terseret air ke tempat yang lebih jauh.

Menurut Idin, salah seorang warga, kondisi jembatan yang dibangun oleh pemerintah melalui program PNPM tahun 2019 itu runtuh ketika dilalui truk bermuatan bibit pertanian Februari 2021 lalu.

“Pemerintah Pekon Kedaung bersama masyarakat sigap bergotong-royong membangun jembatan darurat yang hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Ya mobil dibuat jalan alternatif menyebrangi Sungai Way Mincang itu, tetapi jika airnya tinggi tidak dapat dilintasi,” ujarnya.

Kendaraan roda empat, ia menambahkan, mau tak mau harus menunggu air sungai surut. Tak jarang pula sopir dan mobilnya harus menginap karena tak bisa menyebrang.

Masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk segera membangun kembali jembatan permanen agar kendaraan roda empat juga bisa melintas, sehingga pengangkutan hasil bumi dapat berjalan dengan lancar. (Andi Alpian/Budi Prayitno)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed