oleh

Proyek Saluran Air Sebabkan Lakalantas dan Kemacetan

-Daerah-93 views
LEBAK, METROHEADLINE.NET

Proyek pengerjaan saluran air (selokan) di Jln. Raya Cikande-Rangkasbitung, Banten, tepatnya di Kampung Kawoyang, perbatasan antara Kabupaten Lebak dan Serang, menimbulkan korban. Satu unit mobil trailer tergelincir pada pukul 23.00 WIB Minggu tergelincir akibat licin dan sempitnya jalan yang sedang digali. Kemacetan panjang pun terjadi sejak malam tadi hingga pagi ini, Senin (22/2).

Sutardi, salah satu pengguna jalan dengan tujuan Jakarta, mengaku sejak jam 00.00 WIB hingga jam 10.00 WIB wib dirinya belum bisa melintas.

“Saya dari jam 00.00 malam tadi hingga saat ini belum bisa gerak,” ujarnya.

Hamid, supir trailer, saat dikonfirmasi Metrohaedline.net, mengatakan, semalam pada pukul 23.00 WIB dirinya melintas dari arah Rangkasbitung menuju Jakarta. Saat melintas di jalan tersebut ia mengaku kesulitan, di samping sempit dan licin, jalan itu pun gelap karena kurangnya penerangan atau lampu peringatan adanya pengerjaan jalan.

“Saat jalan pelan merayap, Pak, diparkirin sama yang kerja. Pas di tikungan ban mepet, lantas langsung tergelincir masuk ke galian selokan yang sedang di kerjakan,” katanya menerangkan.

Hamid pun menyesalkan pihak pengelola proyek yang menggali kiri kanan jalan, sehingga jalan menjadi sempit dan susah dilewati.

“Harusnya kalau mau gali jalan, selokan jangan dulu digali. Kalau kiri kanan digali begini kan jalan jadi sempit, susah untuk dilewati. Ini kan jalan raya nasional yang banyak dilintasi mobil-mobil besar,” tuturnya.

Sementara itu, Galang, salah satu pekerja proyek, mengakui kelalaian para pekerja. Selain yang memarkirkan kendaraannya tidak jeli, ia mengakui seharusnya jalan itu tidak digali kedua sisinya.

“Yang markirin kendaraan di sini memang kurang pinter, Pak. Terus kesalahannya memang harusnya jalan ini jangan dibobok dulu. Galian selokannya aja belum kelar jalan sudah dibobok, mana ini kan pas tikungan. Kita yang kerja cuma ngikutin pimpinan Proyek aja, Pak,” jelasnya.

Dia mengaku sebelumnya pada jam 18.00 WIB terjadi kecelakaan juga di tempat yang sama. Satu unit mobil tronton menabrak tiang telkom hingga bengkok dan nyaris roboh.

“Sebelumnya waktu jam 18.00 sore kemarin ada juga yang kecelakaan. Satu unit mobil tronton nabrak tiang telkom. Tuh sampai bengkok gitu,” ungkapnya. (Apip)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed