oleh

Pemkab Sleman Gelar “Operasi Pasar Murah”, Harga Lebih Miring daripada Harga Pasaran

-Nasional-34 views
SLEMAN, METROHEADLINE.NET

Sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan sembako, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menggelar “Operasi Pasar Murah” yang menyediakan lima komoditas, di Lapangan Pemda, Minggu pagi (18/9).

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, didampingi Kepala Disperindag Sleman, Mae rusmi, memantau langsung pelaksanaan operasi pasar murah tersebut. Bupati Kustini Sri Purnomo mengatakan, kegiatan pasar murah tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Sleman dengan Bulog, distributor Jogja Telur, dan Perhimpunan Petani Hortikultura Puncak Merapi (PPHPM).

“Pemkab Sleman melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan pasar murah bahan pokok ini, sehingga dapat menyediakan lima komoditas, yaitu beras, gula, minyak, telur dan cabai,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Kustini menuturkan, kegiatan operasi pasar murah ini direncanakan akan digelar di 17 kapanewon. Pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dalam rencana penyelenggaraan pasar murah selanjutnya, serta akan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi.

“Rencana ke depan akan dilakukan operasi pasar  17 kapanewon, namun teknis kami masih berkoordinasi dan menunggu arahan provinsi. Selain itu, Sleman juga mendapat alokasi sebanyak 40 ton bahan pokok dengan empat komoditas dari provinsi. Kemudian, Pemkab Sleman juga mengalokasikan anggaran sebesar 500 juta dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok di Sleman,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi, menjelaskan, dalam kegiatan pasar murah yang diselenggarakan di Lapangan Pemda ini menyediakan sebanyak 300 kg untuk masing-masing komoditas.

Dia menyebutkan, tidak ada sayarat khusus untuk masyarakat yang ingin membeli kebuhtuhan pokok di pasar murah, tetapi ada pembatasan dalam pembelian yang dilakukan, yakni masyarakat hanya diperbolehkan membeli sebanyak 2 kg untuk setiap bahan pokok kecuali beras.

Mae juga menjelaskan, harga komoditas di pasar murah ini berbeda dengan harga pasaran pada masing-masing bahan pokok. Dia mencontohkan, untuk harga pasaran minyak Rp14 ribu sedangkan di pasar murah hanya dijual Rp11 ribu. Begitu juga untuk harga bahan pokok lainnya. (Joni Chan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed