oleh

Masyarakat Papua, Maluku, dan NTT di Kabupaten Sleman Deklarasikan Komitmen Damai

-Daerah-48 views
SLEMAN, METROHEADLINE.NET

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memfasilitasi deklarasi komitmen damai yang dilakukan perwakilan masyarakat Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Sleman. Deklarasi tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Pemkab Sleman, Sabtu (23/7).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, didampingi wakilnya, Danang Maharsa, beserta forkopimda, TNI, dan Polri.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, saat memberikan sambutan pada deklarasi damai (Foto: Joni)

Bupati Kustini mengatakan, deklarasi yang difasilitasi Pemkab Sleman ini sebagai bentuk komitmen damai dan itikad baik dari semua pihak untuk mewujudkan Sleman yang nyaman bagi seluruh warga masyarakat.

“Kami berharap komitmen damai ini tidak berhenti pada seremonial ataupun deklarasi secara lisan. Namun, hendaknya komitmen damai ini juga dapat dijiwai dan ditindaklanjuti dengan sikap dan perbuatan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari oleh setiap peserta deklarasi komitmen damai,” katanya mengimbau.

Deklarasi damai tersebut merupakan sebagai langkah Pemkab Sleman dalam merespons kejadian yang terjadi di wilayah Sleman beberapa waktu yang lalu. Kustini mengatakan, Sleman sangat terbuka dan merupakan rumah bersama bagi semua elemen masyarakat dengan berbagai latar belakang agama, etnik, dan budaya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat yang ada di Sleman untuk sama- sama menjaga kerukunan dan keharmonisan hidup bermasyarakat.

Wabup Danang Maharsa (Foto: Joni)

“Keberagaman merupakan salah satu bentuk kekayaan bangsa kita. Kebhinnekaan ini merupakan kebanggaan dan harus disyukuri sebagai anugrah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga Sleman untuk selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan hidup bermasyarakat. Marilah kita selalu menjaga ketertiban dan ketentraman di wilayah Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Pembacaan deklarasi secara langsung oleh perwakilan masyarakat Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Naskah deklarasi yang dibacakan ini sebelumnya telah ditandatangain oleh masing – masing perwakilan sebagai bentuk komitmen bersama.

Sementara itu, Wabup Danang Maharsa berharap kepada tiga kelompok yang bertikai untuk mematuhi apa yang telah disepakati bersama. Ia juga mengajak untuk menjaga Kabupaten Slemana dan DIY pada umumnya.

“Saya berharap ini peristiwa yang terakhir kalinya jangan sampai terulang kembali,” tutup Danang. (Joni Chan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed