IWOI Sleman Silaturahmi dengan Stakeholders Jaga DIY Kondusif

KABUPATEN SLEMAN, METROHEADLINE.NET

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah provinsi yang kecil, tetapi menjadi barometer nasional. Jadi, apa pun yang terjadi di Yogyakarta gaungnya menasional.

Hal tersebut diungkapkan anggota Dewan Panasihat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Sleman, Tazbir Abdullah, M.Hum., pada acara silaturahmi dan jali komunikasi yang digelar DPD IWOI Sleman, di Sekretariat IWOI Sleman, Jln. Tunjung Baru Nomor B-8, Baciro , Yogyakarta, Rabu (6/3).

“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga Yogyakarta tetap kondusif, maka perlu kerja sama dan bersinergi. IWOI yang anggotanya wartawan memiliki jangkauan luas. Pertemuan ini merupakan langkah strategis yang menegaskan kita perlu kerja sama baik aparat dan media,” Tazbir Abdullah, mantan Kepala Baparda DIY dan Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional DIY itu.

Anggota dewan pengawas lainnya, yang juga Ketua Forhanas, Prof. Dr. Djagal Wiseno Merseno, M.Agr., menambahkan, media massa merupakan pilar keeempat demokrasi. Karenanya, wartawan harus memiliki value yang harus dipatuhi.

“Wartawan harus memberitakan hal-hal yang benar, tidak boleh memberitakan informasi yang  belum jelas (asymmetric information). Karena, ketika Informasi tidak simetris, maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak baik, berdampak pada demo yang berjilid-jilid. Kita tahu bersama bahwa beberapa negara di dunia terpecah oleh isu-isu hoaks. Untuk itu, mari kita bersama menjaga kekondusifan pascapemilu 2024,” ujar Prof. Djagal.

Ia berharap, ke depannya media online dalam pemberitaannya tidak hanya bersifat reportase tetapi melakukan investigasi dan menganalisis berita. Sehingga, karya jurnalistiknya memiliki nilai lebih. Wartawan perlu pelatihan secara berkesinambungan, khususnya anggota IWOI, agar memiliki kompetensi.

Pada kesempatan tersebut,  Dr. Haryadi Baskoro, M.Hum. (Kepala Museum Keistimewaan DIY), yang juga anggota Dean Penasihat IWOI Sleman, mengatakan, perkembangan media digital sekarang menjadikan setiap individu bisa belajar dan mengajar, maka jurnalis harus dikurasi. Untuk itu, anggota IWOI terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, kerja sama dengan aparat dan akademisi untuk validasi informasi.

Pada yang dimaksudkan silaturahmi dan menjalin komunikasi DPD IWOI Sleman dengan para stakeholder, Ketua DPD IWOI Sleman, Yupiter Ome, menyambut baik kunjungan dari perwakilan Polda DIY. Ia menjelaskan, kunjungan tersebut untuk membangun kerja sama, kolaborasi, dan sinergisitas pasca-Pemilu 2024.

Ia mengatakan, media anggota IWOI turut menjaga kondusifitas DIY dengan berita-berita positif, sejuk, dan membangun kebersamaan, serta tidak membuat dan menyebarkan berita-berita hoaks.

“Dalam waktu dekat ini kami sudah menjalin komunikasi dengan salah satu kampus di Yogyakarta (UAJY) untuk kerja sama training media, sehingga semua anggota IWOI diharapkan bisa mendapatkan pengetahuan jurnalistik dan informasi tambahan, terkait penggunaan media secara lebih maksimal,” ujar Yupiter. (Ari)