Inovasi dan Inspirasi di Festival Kurikulum Merdeka 2024

Jakarta, METROHEADLINE.NET – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia kembali menggelar Festival Kurikulum Merdeka 2024 untuk kali kedua. Acara ini diselenggarakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Jumat, 5 Juli 2024.

Festival ini dihadiri oleh Aswin Wihdiyanto, S.T., M.A., Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek. Turut hadir pula Dr. Muhammad Hasbi, S.Sos, M.Pd., Direktur Sekolah Dasar, dan Yogi Anggraena, Plt Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, serta 250 tamu undangan lainnya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Aswin Wihdiyanto, didampingi oleh Muhammad Hasbi dan Yogi Anggraena. Festival ini terbuka untuk umum dan berlangsung selama satu hari penuh.

Salah satu rangkaian acara yang menjadi sorotan adalah Gelar Wicara Kurikulum Merdeka 2024 dengan tema “Belajar Lebih Bermakna”. Acara ini menghadirkan beberapa narasumber terkemuka yang berbagi pengalaman dan pandangan mereka mengenai implementasi Kurikulum Merdeka.

Selain itu, dalam festival ini juga diumumkan pemenang Potret Cerita Kurikulum Merdeka, di mana para guru dan murid berpartisipasi dengan mengirimkan foto dan video yang menggambarkan pengalaman mereka dalam menerapkan kurikulum tersebut.

Ekspresi dan apresiasi bagi orang tua serta pemerintah daerah turut menjadi bagian dari acara ini. Terdapat pameran atau booth yang menampilkan berbagai program dari Direktorat Jenderal PAUD dan Dikdasmen, termasuk dalam bidang pendidikan kesehatan untuk menyambut tahun ajaran baru. Tujuannya adalah agar sekolah-sekolah mendapatkan inspirasi mengenai praktik baik dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Peserta yang diundang mencapai sekitar 200 orang, yang terdiri dari berbagai satuan pendidikan. Pengunjung umum pun bebas hadir, sehingga diharapkan dapat menginspirasi semua pihak, baik dari komunitas pendidikan, satuan pendidikan, hingga para orang tua.

Berbeda dari tahun sebelumnya, festival kali ini juga menyajikan pameran virtual. Dengan adanya festival ini, Kemendikbudristek berharap seluruh stakeholder pendidikan, mulai dari orang tua hingga satuan pendidikan, dapat lebih bersemangat dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Tujuan utamanya adalah agar pembelajaran yang berpusat pada murid dapat terwujud, melibatkan semua pihak dalam memajukan pendidikan di Indonesia.