oleh

Dirut PDAM Tirta Sembada Apresiasi Australia atas Kerja Sama yang Dilakukan

-Daerah-27 views
SLEMAN, METROHEADLINE.NET

Program hibah air minum bertujuan untuk meningkatkan sambungan air minum di seluruh Indonesia, termasuk Sleman, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Sembada Sleman, Dwi Nurwata, S.E., kepada Metroheadline.net, Senin (12/9), usai menghadiri kunjungan kerja duta besar Australia Penny Williams di Dusun Mudal, Ngaglik, Sleman.

Lebih jauh Dwi mengatakan, untuk meningkatkan investasi pemda dalam bidang infrastruktur air, program ini mengunakan pendekatan inovatif, yakni pemda mendapatkan penggantian hingga 45% dari biaya sambungan.

Setelah verifikasi bahwa setiap sambungan baru telah berfungsi selama 3 bulan, program hibah air minum ini, katanya lebih lanjut, didanai oleh pemerintah Australia. Dan selesai pada Januari 2017 karena pemerintah Indonesia mengganti pendanaan  Australia, dengan anggaran tahun APBN/APBD sendiri. Hibah air minum menghasilkan lebih dari 400.000 rumah tangga yang, terhubung ke pasokan air perpipaan dan memberi manfaat bagi sekitar 1,8 juta orang di 120 pemerintah daerah di Indonesia tutur Dwi.

Ia mengatakan, pemerintah Australia mendukung pemerintah Indonesia, termasuk kita Sleman, untuk merancang dan mendanai program hibah air minum berbasis kinerja HAMBK. Tujuannya, bertujuan membantu perusahaan air minum untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan layanan pasokan air, termasuk membantu mereka untuk mengelola dan memperluas jaringan lebih baik lagi.

Dwi menjelaskan, ada 17 kabupaten/Kota di 8 provinsi yang mengikuti program PBG ini. Di Jawa Tengah, program PBG telah memberikan hibah sebesar Rp46,9 miliar di 7 kabupaten, yaitu Brebes, Sleman, Purworejo, Kabumen, Banyumas, Wonosobo, dan Tegal.

“Cakupan pelayanan populasi penduduk: 1.125.804 orang, jumlah penerima manfaat konsumen: 45.230 sambungan rumah. Sedangkan jumlah populasi yang terlayani: 135.690 orang or 13% dari total populasi penduduk, yaitu Kecematan: Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Minggir, Mlati, Mayudan, Ngaglik, Ngemplak, Pakem, Prambanan, Seyegan, Sleman, Tempel, dan Turi.

Dwi juga menyampaikan, lokasi penerima manfaat hibah pemerintah Australia, yaitu Kecematan Depok Condongcatur 6 rumah. Gamping Ambarketawang 21 rumah, Balecatur 67 rumah, Banyuraden 4 rumah, Nogotirto 7 rumah, Trihanggo 7 rumah. Godean, Sidoarum 11 rumah, Sidorejo 78 rumah, Kalasan, Purwomartani 10 rumah, Selomartani 2 rumah, Minggir, Sendangarum 39 rumah, Sendangmulyo 76 rumah, Sendangrejo 82 rumah, Sendangsari 35 rumah. Mlati, Sendangadi 27 rumah, Sinduadi 150 rumah, Tridadi 3 rumah. Mayudan, Sumberagung 100 rumah, Ngaglik, Sardonoharjo 34 rumah, Sariharjo 15 rumah, Sinduharjo 54 rumah, Sukoharjo 3 rumah.

Ngemplak, Sindumartani 3 rumah, Wedomartani 25 rumah, Widodo martani 4 rumah. Pakem, Hargobinangun 24 rumah, Pakembinangun 8 rumah. Prambanan, Bokoharjo 54 rumah. Seyegan, Margokaton 13 rumah Sleman, Tridadi 28 rumah Triharjo 4 rumah. Tempel, Banyurejo 6 rumah.Dan Turi, Donokerto 2 rumah jadi jumlah keseluruhannya mencapai 1,002 rumah kata Dwi. (Joni Chan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed