DIMENSI MODERN ART BERTAJUK “CELEBRATING JAKARTA 497 ANNIVERSARY” GALLERY KEINDAHAN DAN HARAPAN YANG BERMAKNA

JAKARTA, METROHEADLINE.NET, Berangkat dari latar belakang pengalaman yang sama untuk mendukung kegiatan seni dalam konteks kebudayaan Indonesia, Gallery “CELEBRATING JAKARTA 497 ANNIVERSARY” adalah tema yang disajikan dalam kegiatan Pameran Lukisan untuk memperingati HUT Kota Jakarta ke-497 Tahun, resmi dibuka oleh Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia dan Masyarakat Jakarta maupun diluar Jakarta, diundang untuk mengunjungi pameran lukisan modern art dari Tiga Pelukis Jogjakarta, yaitu ; Edo Pop, Gigih Prayogo, dan Labadiou Piko, yang berlangsung dari tanggal 20 Juni hingga 03 Juli, 2024, bertempat di Gedung Astraland Indonesia Marketing Gallery, Jalan Jendral Gatot Subroto, Kav-38, Jakarta Selatan.

Yulie Nasution bukan saja sebagai sosok Enterpreneurship dan Founder Yulindra Gallery , tangan dingin dan Jubah seniwatinya membuka ruang kelas melukis berbagai aliran seni lukis dan beauty klinik untuk tujuan kenyamanan pengunjung di Gallerinya , tetapi juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Laskar Prabowo 08 DKI Jakarta, Astraland Indonesia Marketing Gallery yang diwakili oleh Wibowo Muljono (Presiden Direktur Astraland Indonesia), Syahzan Kurdus (Wakil President Direktur Astraland Indonesia),dan Selvi Xu (Head Division Of Sales Of Marketing Astraland Indonesia) adalah perusahaan yang bermitra dengan Pemerintah untuk produk-Produk properti yang mengusung hunian ramah lingkungan dengan konsep natural berupa taman, hutan dan gemercik air di pusat Kota Jakarta dan daerah sekitarnya, sementara itu, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional sekaligus Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Founder Museum Galeri SBY dan Ani di Pacitan, Jawa Tengah, Ayahnya, Susilo Bambang Yudoyono, adalah Presiden Republik Indonesia yang ke-6 dan sangat piawai melukis, membuat buku dan menciptakan lagu dengan Ibu Alm. Ani Yudhoyono selama hidupnya dikenal mahir membuat puisi dan mempunyai banyak karya foto dari hobinya sebagai fotografer, bahkan Istri Menteri Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional, Anissa Pohan adalah salah satu artis ternama ibukota, semua Hidup di lingkungan keindahan Seni.

Mereka adalah Tokoh intelektulal yang mampu membaca aliran modern art ketiga pelukis Jogjakarta , sebuah dimensi eksplorasi dan tahapan perjalanan yang panjang, seni modern art telah telah melahirkan banyak Maestro Pelukis Dunia , diantaranya adalah; Edouard Manet, Fransisco Goya, Pablo Picasso , Georgia O’Keeffe, Vincent, Van Gogh, Paul Cézanne, Paul Gauguin, Georges Seurat , Henri de Toulouse Lautre, Jacques-Louis David, Douglas Crimp dan masih banyak lagi, mereka adalah para perintis perkembangan seni modern di era abad ke-20 (1860-1970).

Bangga dan bahagia atas karya-karya Putra Bangsa Indonesia, dengan penuh harapan ketiga pelukis Jogjakarta dapat serta menjadi Maestro Dunia, untuk itu Pihak penyelenggara turut serta mengundang sejumlah Duta Besar tetangga sahabat, yaitu; Mr. Fransisco de Asis Aguilera Atranda (Duta Besar Spanyol),Mr. Pekka Kaihilahti (Duta Besar Finland), Mr. Lilla Karsay (Duta Besar Hungaria ), Mr. Ahmed Abdulla Alhajeri ( Duta Besar Bahrain), Mr. Abdul Monem Annan ( Duta Besar Syria),Mr. Dato Syed Mohammad ( Duta Besar Malaysia) dan Mr. Farzamie Sarkowi (Deputy Chief of Mission), Mr.Benedetto Latteri ( Duta Besar Italia)dan Mr.Geovanni Finarelli (Head OfThe Commercial Economics Sections), Mr. Belmiro Jose Malate( Duta Besar Mozambique) dan Mr.Jose Pedro Lucas Matenga-CDA, Mr. Muhamed Trabelsi ( Duta Besar Tunisia), Mr. Abdullah Salim Al Dhaheri ( Duta Besar United Arab Of Emirates), Mr. Dr. Vasyl Hamianin ( Duta Besar Ukraina), Mr. Muhammad Boroujerdi ( Duta Besar Iran & Madame), Mr. Dr. Zuhar Al Shun & Madame ( Duta Besar Palestina ).

Gelaran karya Edo Pop, Gigih Prayogo, dan Labadiou Piko mereduksi unsur impresionisme, kubisme, ekspresionisme dan abstrak, sebuah cara pandang baru yang cenderung ekspresif dan inspiratif kreatif dalam dominasi warna alam raya, hutan belantara dengan Hijau tumbuhan, warna birunya langit( lukisan berjudul”mengikuti biru”) kontras warna pelangi, aneka warna bunga merah dan kuning, coklat kehitaman batang pohon dan pekat warna tanah, tidak luput gerak gerik satwa dan binatang yang hidup bebas sebagaimana tarikan garis yang begitu bebas bergerak dan bebas dalam sentuhan berbagai warna, Masyarakat awam akan menilai lukisan tanpa makna, namun sebenarnya begitu kaya dengan makna, dialog dan pesan yang ingin disampaikan bahwa seni bukan tentang keindahan semata, banyak hal yang menakutkan terjadi, semacam keresahan akan perkembangan zaman menciptakan artificial beauty atau keindahan palsu, rekayasa kecantikan dan mengikis segala yang natural dalam ruang software dan filter tekhnologi digital , era post modern sebuah tantangan zaman.

Selvi Xu H(.Head Division Of Sales Of Marketing Astraland Indonesia) menyambut bahagia malam pembukaan yang penuh dengan energi dan penuh warna, makna kehidupan dan keindahan lebih terasa dalam menikmati karya – karya seni yang terpampang di ruang marketing Gallery Astraland Indonesia, bahwa Astraland Indonesia menjawab kerinduan Masyarakat akan hunian yang harmoni penuh dengan ruang hijau serta sukses membangun Jakarta Timur dengan ASYA Beutiful life.Beutiful living, dengan keindahan Danau, untuk di Jakarta Selatan dengan ARUMAYA” Residennces” keindahan taman di dalam apartemen, untuk di Cikupa Tanggerang dengan AMMAIA “Ecoforest”, keindahan hutan di tengah hunian, bahkan pembangunan Township yang baru berjalan 2 Minggu di Cibubur ALTEA BLVD , ada sungai yang membelah hunian.

Apresiasi mendalam serta penuh rasa syukur, disampaikan oleh Menteri Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono kepada Yulindra Gallery dan Astraland Indonesia Marketing Gallery, dan kepada para pelukis yang memamerkan hasil karyanya ,menurutnya kehidupan dan peradaban manusia harus seimbang dan harmoni , karya seni lukis adalah etika yang dilengkapi dengan estetika, kehidupan begitu simpel jika peradaban semakin maju secara ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang didukung oleh rasa keindahan dan unsur natural. menyinggung Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur ,Bapak Agus Harimurti Yudhoyono menyimpan harapan yang besar agar Jakarta terus menjadi Kota kebanggaan yang penuh dengan kemegahan,”kita ingin semua tumbuh bersama , jangan yang lain semakin kaya tetapi yang tertinggal d bawah, Seni menyambungkan Kita, tidak perduli dari mana Kita berasal, Kita bisa menjadi bagian dari pecinta seni”, menandai dibukanya acara CELEBRATING JAKARTA 497 ANNIVERSARY, diadakan pemotongan pita secara bersama dan penandatanganan Stage Prasasti oleh Bapak Agus Harimurti Yudhoyono.

(Dyan Sevika)
DPP JARINGAN MEDIA NASIONAL