Diduga Salah Tangkap, Oknum Polisi Di Praperadilkan di PN Tangerang

Metroheadline.net, Jakarta – Seorang ayah mengaku tidak diperlakuan adil terhadap tindakan hukum yang yang dialami anak sulungnya oleh oknum polisi.

Ayah dengan inisial HLS merasa kecewa dengan tindakan oknum polisi yang kurang bijak dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat.

HLS menilai tindakan oknum polisi yang tidak bertanggung jawab itu.

“Adapun oknum polisi tersebut bertugas di Polres Bandara Soekarno-Hatta,” ungkap HSL dengan nada kecewa di Bekasi, Sabtu 17 Februari 2024.

HLS menilai tindakan oknum polisi yang melakukan penangkapan terhadap putranya inisial GMS tidak sesuai prosedur pada hari Selasa tanggal 21 November 2023 di Karawang, Jawa Barat.

“Surat penangkapan dan penahanan baru diterima keluarga tanggal 3 Desember 2023, atau 13 hari setelah dilakukan penangkapan. Sementara barang bukti yang dimaksud oleh oknum polisi pun berada di kantor Polres Bandara Soekarno-Hatta,” kata HLS.

Uniknya lagi, kata HLS oknum polisi memberikan gunting kepada GMS dan menyuruhnya untuk membuka paket tersebut, lalu oknum polisi mengambil foto-foto setelah memaksa GMS (inisial putra HLS) untuk membuka paket tersebut, dan itulah yang dijadikan sebagai barang bukti.

“Saya sangat heran dengan tindakan oknum polisi itu, bisa-bisanya bertindak tanpa barang bukti. Dan barang bukti yang disebutkan pun tidak ada sama anak ku ketika melakukan penangkapan, yang memang sedang mengikuti pelatihan kerja di Karawang”, tegas HLS.

“Saya mengetahui kejadian itu setelah tindakan penangkapan dilakukan oknum polisi. Polisi tersebut menghubungi saya melalui handphone anakku GMS, bahwa anak kami telah ditangkap dan ditahan atas tuduhan kepemilikan narkoba jenis ganja yang dikirim melalui J&T, katanya paket tersebut dikirim dari Medan,” terang HLS.

Menurut HLS, putranya dipaksa mengakui paket yang berisi ganja tersebut adalah miliknya.

“Dengan cara dipukul, diinjak bahkan di setrum ketika kami sudah bertemu,” kata HLS berdasarkan pengakuan putranya, saat bertemu.

Atas perlakuan semena-mena terhadap putranya HLS melakukan mempraperadilkan oknum polisi di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

“Ini sebagai bentuk perlawanan saya, hari Senin tanggal 19 Pebruari 2024 pukul 10:30 WIB, akan dilaksanakan sidang praperadilan untuk anak kami di PN Tangerang kota,” pungkas HLS.(***)