by

Tomy Patria Edwardy Maju Sebagai Bacalon Walikota Tangsel Tahun 2020 “Smart Kotanya Bahagia Warganya”

-Politik-329 views

Tangsel,Metroheadline.net- Sejumlah nama bakal calon (bacalon) walikota Tangerang Selatan yang mulai bermunculan pada Pilkada tahun 2020 memberikan Sensasi keunikan yang sangat berbeda , pasalnya 90 persen bacalon yang muncul merupakan dari bacalon golongan non partai sehingga mereka akan mencari partai-partai yang akan mengusungnya. Salah seorang bacalon Walikota Tangsel, Tomi Patria Edwardy menilai kondisi tersebut menjadikan Pilkada Tangsel menjadi lebih menarik. Namun baginya, sebagai bacalon walikota Tangsel yang diusung oleh kalangan masyarakat bawah dan harus memiliki visi misi yang jelas, Serta menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai pengusung nantinya.

“Yang jelas ketika saya nanti terpilih menjadi calon Walikota Tangsel, saya akan melihat mana saja yang sudah dilakukan oleh Walikota (Airin) saat ini dan memperbaiki kekurangannya,” ujar Tomi Patria yang terkenal dengan slogannya “Smart Kotanya, Bahagia Warganya” saat ditemui di ruang kerjanya di Kelurahan Cipayung Tangerang Selatan, Kamis (19/3).

Lebih lanjut Tomi menjelaskan, Smart yang dimaksud diantaranya smart pendidikannya, smart sampahnya, smart lingkungan hidup, smart budaya, smart SDM-nya yang semuanya harus dikelola dengan baik. Menurutnya, meningkatkan kualitas SDM sangat penting bagi Tangsel melalui pengelolaan pendidikan misalnya wajib belajar 12 tahun, pendidikan gratis, sekolah tanpa dibatasi system zonasi, meningkatkan kualitas pendidik dan peningkatan skill masyarakat serta aparatur sipil.

“Program-program tersebut nantinya akan diterjemahkan menjadi rencana pembangunan jangka panjang, menengah dan pendek,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Tangsel yang juga mantan Menteri Koperasi era Presiden Abdurraman Wahid dan Anggota DPR, H. Zarkasih Nur berpendapat, kriteria bakal calon Walikota Tangerang Selatan harus memahami betul tentang daerah yang akan dipimpinnya baik dari sisi SDM nya, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan maupun lainnya. Kedua, dekat dengan rakyat dalam arti memahami keinginan rakyatnya terutama mengangkat perekonomian rakyat agar kesejahteraan meningkat.

“Saya menginginkan generasi muda kita ke depan bisa mandiri dengan usahanya. Apalagi ditengah era digitalisasi ini generasi muda juga dituntut meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan dibidang teknologi. Peran serta swasta juga diharapkan untuk membantu pemerintah dalam membina generasi muda,” ujar beliau. (Mhy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed