by

Peluncuran dan Diskusi Buku 56 Puisi Karya Halimah Munawir “Mutiara Tanpa Rupa”

-Parbud-53 views

Jakarta,Metroheadline.net-Penulis Halimah Munawir mengadakan acara Peluncuran dan Diskusi Buku AKAR” Mutiara Tanpa Rupa” di Auditorium HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu, (15/2/2020).

Menurut Penyair F. Hamama RSy mengatakan Membaca “AKAR”, Buku 56 Puisi Karya Halimah Munawir seperti membawa pembaca menyusuri sungai yang mengalir ditengah cadas bebatuan. Beragam tema puisi yang dihadirkan dari yang menohok dinding-dinding tebing kehidupan yang tergerus arus peradaban, hingga yang bening bagai mata air pegunungan,”paparnya dibelakang cover buku.

Adapun kata pembuka dari DR. Dewi Motik Pramono, MSi, syair Buku 56 Puisi Karya Halimah Munawir “AKAR” Diusianya yang ke 56 pada awal tahun 2020, bagaikan siraman hujan di padang tandus, yang membuat rasa sejuk di hati.

Sepak terjang Halimah di dunia tulis menulis, boleh dibilang telah ditunaikan secara lengkap. Halimah adalah penulis yang lengkap. Karir menulisnya berawal dari majalah dinding sekolah. Lalu Halimah melangkah menjadi Jurnalis. Dia menulis Biografi, cerpen, Novel, dan puisi.

Suryani Sidik Motik, Ph.D, Pengusaha mengatakan membaca puisi bu Halimah kita dapat menangkap ada ungkapan sebagai makhluk hamba Allah yang keinginannya, apa yang harus dilakukan, hubungan ke atas atau kesamaan, adanya keresahan terhadap kondisi sosial masyarakat masa kini, dan adanya sosok yang paham keadaan politik dan lengkap semua, mengungkapkan pikiran, pandangan hidupnya terhadap sesuatu yang dilihatnya, di dengarnya, selamat buat bu Halimah atas karyanya dan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, patut kita baca semua buku ini,”katanya.

Dalam diskusi buku tersebut diantaranya Yos Rizal Manua, sutradara, pecinta seni, Abrory A. Djabbar, Penulis Buku, Cendekiawan Muslim,Pencinta seni, dan tuan rumah Halimah Munawir, yang hadir para pencinta seni seniman.

Dalam paparannya Yose Rizal Manua menjelaskan semua isi buku tersebut sangat menyentuh semua aspek, lengkap berawal dari bawah dinding sekolah, hingga Novel,cerpen,biografi dan lainnya, Halimah merupakan sosok yang peduli akan adanya keresahan di masyarakat di masa kini, selamat atas diluncurkan buku 56 Puisi Karya Halimah Munawir semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua,”paparnya.

Nara sumber Abrory A. Djabbar Ketua Yayasan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Pembina Yayasan Rancage dan Wakil Sekjen Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, mengatakan, Halimah merupakan orang yang bebas dan menggambarkan penegakan keadilan dan harus dinyatakan langsung, dan dalam puiai-puisi ini yang sebagian besar berupa puisi essay ini penyair bercerita tentang renungannya atas makna hidup, cinta, rindu, dendam perjuangan rakyat kecil, perbuatan Spritual, dan beragam peristiwa politik dunia dan tanah air,”katanya.

Ia melanjutkan membaca puisi Akar, kita membaca sejarah, sejarah dunia dan sejarah jiwa. Juga menyaksikan kokoh ya keyakinan agama sang penyair, dan pembelaannya terhadap nasib rakyat di tanah air, selamat atas peluncuran buku 56 Puisi Karya Halimah Munawir,”paparnya.(Mulyawan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed